Jawaban Quis DPSIA (Kanan)

Desain Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi


1.C
2.C
3.C
4.D
5.E
6.A
7.B
8.C
9.C
10.B
11.C
12.D
13.B
14.B
15.C
16.C
17.D
18.C
19.D
20.E

0 komentar:

Contoh GROUP BY dan HAVING

CREATE DATABASE penjualan;

USE penjualan;

CREATE TABLE pemesanan (
orderID INT(5),
tanggal DATE,
pelangganID CHAR(3),
totalPembayaran DOUBLE
);

DESC pemesanan;

INSERT INTO pemesanan VALUES
('11001', 'A01', 20000, '2017-02-02'),
('11002', 'A02', 50000, '2017-02-02'),
('11003', 'A03', 30000, '2017-02-04'),
('11004', 'A04', 40000, '2017-02-05'),
('11005', 'A05', 60000, '2017-02-06');


CREATE TABLE pelanggan (
pelangganID CHAR(3),
namaPelanggan VARCHAR(25),
telepon VARCHAR(25)
);

DESC pelanggan;

INSERT INTO pelanggan VALUES
('A01', 'Fery Hartadi', 089693338772),
('A02', 'Decky Sutara', 089648452359),
('A03', 'Desi Ratnasari', 085750741421),
('A04', 'Hesti Ramadhayanti', 089693737311),
('A05', 'Tedy Rahmad Putra', 089693475187);

SELECT * FROM pemesanan;
SELECT * FROM pelanggan;

SELECT COUNT(*) FROM pemesanan; -- Hitung jumlah record tabel buku
SELECT COUNT(*) AS juml_rec FROM pemesanan;
SELECT COUNT(*) AS juml_rec FROM pemesanan WHERE tanggal = '2017-02-02';

SELECT SUM(totalPembayaran) AS total_pembayaran FROM pemesanan; -- Hitung total harga
SELECT SUM(totalPembayaran) AS total_pembayaran FROM pemesanan WHERE tanggal = '2017-02-02';

SELECT MAX(totalPembayaran) AS harga_tertinggi FROM pemesanan; -- Tampilkan harga tertinggi
SELECT MAX(totalPembayaran) AS harga_tertinggi FROM pemesanan WHERE tanggal = '2017-02-02';

SELECT MIN(totalPembayaran) AS harga_terendah FROM pemesanan; -- Tampilkan harga terendah
SELECT MIN(totalPembayaran) AS harga_terendah FROM pemesanan WHERE tanggal = '2017-02-02';

SELECT AVG(totalPembayaran) AS harga_rerata FROM pemesanan; -- Tampilkan harga rata-rata
SELECT AVG(totalPembayaran) AS harga_rerata FROM pemesanan WHERE tanggal = '2017-02-02';

SELECT AVG(totalPembayaran) AS rata_rata FROM pemesanan;

SELECT orderID, tanggal, AVG(totalPembayaran) AS rata_rata FROM pemesanan GROUP BY totalPembayaran;

SELECT orderID, tanggal, MAX(totalPembayaran) AS terbesar, MIN(totalPembayaran) AS terkecil FROM pemesanan GROUP BY totalPembayaran;

SELECT orderID, AVG(totalPembayaran) AS rata_rata FROM pemesanan GROUP BY totalPembayaran;

SELECT tanggal, pelangganID, AVG(totalPembayaran) AS rata_rata FROM pemesanan GROUP BY totalPembayaran HAVING AVG(totalPembayaran)>30000;

SELECT totalPembayaran, AVG(totalPembayaran) AS rata_rata FROM pemesanan GROUP BY pelangganID HAVING pelangganID='A01';

SELECT tanggal, AVG(totalPembayaran) AS rata_rata FROM pemesanan GROUP BY tanggal HAVING tanggal='2017-02-02';

SELECT * FROM pemesanan INNER JOIN pelanggan ON pemesanan.pelangganID = pelanggan.pelangganID;
SELECT * FROM pemesanan LEFT JOIN pelanggan ON pemesanan.pelangganID = pelanggan.pelangganID;
SELECT * FROM pemesanan RIGHT JOIN pelanggan ON pemesanan.pelangganID = pelanggan.pelangganID;

SELECT pemesanan.pelangganID , orderID, tanggal, totalPembayaran, namaPelanggan, telepon FROM pemesanan INNER JOIN pelanggan ON pemesanan.pelangganID = pelanggan.pelangganID;
SELECT pemesanan.pelangganID , orderID, tanggal, totalPembayaran, namaPelanggan, telepon FROM pemesanan LEFT JOIN pelanggan ON pemesanan.pelangganID = pelanggan.pelangganID;
SELECT pemesanan.pelangganID , orderID, tanggal, totalPembayaran, namaPelanggan, telepon FROM pemesanan RIGHT JOIN pelanggan ON pemesanan.pelangganID = pelanggan.pelangganID;

0 komentar:

Analisa Prosedur Sistem Berjalan PT Fast Food Indonesia Tbk



Nama kelompok:
1. Decky sutara
2. Fery hartadi
            3. Hesti ramadhayanti
  4. Desi ratnasari
*Proses Bisnis Sistem Berjalan
Pergudangan Pt Fast Food Indonesia Tbk yang terletak di Jl. Extrajoss Kubu Raya, Kalimantan Barat . Mempunyai proses sistem berjalan sebagai berikut :
-          Kepala Gudang mengirim pesanan ke Jakarta.
-          Barang datang di cek oleh Admin dan Kepala Gudang.
-          Admin menyuruh crew untuk mengemas barang .
-          Admin menerima pesanan dari store-store dan mengeprint surat jalan untuk diberikan kepada crew dan memasukan barang pesanan ke dalam mobil , untuk kemudian di antar oleh supir ke store .
-          Store memesan barang menerima pesanan dan mengecek barang yang datang.
-          Supir memberikan surat jalan ke admin .
-          Admin merekap surat jalan tersebut.




 
 
Proses Pemesanan Barang Di Gudang

0 komentar:

ERD Penjualan

ERD Penjualan


0 komentar:

Data Pribadi

Nama Saya Fery Hartadi biasa dipanggil fery, sekarang lagi kuliah di BSI Pontianak Program Studi Komputerisasi Akuntansi semester 5.

 


0 komentar:

Jenis Jenis Diagram UML

 Jenis-jenis Diagram UML, yaitu :
1. Use Case Diagram
     Use case adalah abstraksi dari interaksi antara system dan actor. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipe interaksi antara user sebuah system dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah system dipakai.


 Diagram Use Case berguna dalam tiga hal :

• Menjelaskan fasilitas yang ada (requirement)
• Komunikasi dengan klien
• Membuat test dari kasus-kasus secara umum


2. Activity Diagram
            Activity diagram menyediakan analis dengan kemampuan untuk memodelkan proses dalam suatu sistem informasi. Activity diagram dapat digunakan untuk alur kerja model, use case individual, atau logika keputusan yang terkandung dalam metode individual3. Activity diagram juga menyediakan pendekatan untuk proses pemodelan paralel. Activity diagram lebih lanjut .
            Pada dasarnya, diagram aktifitas canggih dan merupakan diagram aliran data yang terbaru. Secara teknis, diagram aktivitas menggabungkan ide-ide proses pemodelan dengan teknik yang berbeda termasuk model acara, statecharts, dan Petri Nets.


3. Package Diagram
            Package diagram utamanya digunakan untuk mengelompokkan elemen diagram UML yang berlainan secara bersama-sama ke dalam tingkat pembangunan yang lebih tinggi yaitu berupa sebuah paket. Diagram paket pada dasarnya adalah diagram kelas yang hanya menampilkan paket, disamping kelas, dan hubungan ketergantungan, disamping hubungan khas yang ditampilkan pada diagram kelas.
            Sebagai contoh, jika kita memiliki sistem pendaftaran untuk kantor dokter, mungkin masuk akal untuk kelompok kelas pasien dengan kelas sejarah medis pasien bersama-sama untuk membentuk paket kelas pasien. Selain itu, dapat berguna untuk membuat paket perawatan yang mengandung gejala penyakit, penyakit, dan obat-obatan khas yang diresepkan untuk mereka. 

4. State Machines Diagram


Statechart diagram digunakan untuk memodelkan perilaku dinamis satu kelas atau objek. Statechart diagram memperlihatkan urutan keadaan sesaat (state) yang dilalui sebuah objek, Kejadian yang menyebabkan sebuah transisi dari suatu state atau aktivitas kepada yang lainnya.
            Statechart diagram khusus digunakan untuk memodelkan tahap-tahap diskrit dari sebuah siklus hidup objek, sedangkan Activity diagram paling cocok untuk memodelkan urutan aktifitas dalam suatu proses.


5. Sequence Diagram
 
            Sequence diagram menjelaskan interaksi objek yang disusun berdasarkan urutan waktu. Secara mudahnya sequence diagram adalah gambaran tahap demi tahap yang seharusnya dilakukan untuk menghasilkan sesuatu sesuai dengan use case diagram.


6. Class Diagram
            Tujuan utama dari class diagram adalah untuk menciptakan sebuah kosa kata yang digunakan oleh analis dan pengguna. Diagram kelas biasanya merupakan hal-hal, ide-ide atau konsep yang terkandung dalam aplikasi. Misalnya, jika anda sedang membangun sebuah aplikasi penggajian, diagram kelas mungkin akan berisi kelas yang mewakili hal-hal seperti karyawan, cek, dan pendaftaran gaji. Diagram kelas juga akan menggambarkan hubungan antara kelas. 
Class memiliki 3 area pokok :
1. Name (dan stereotype);
2. Attribute;
3. Method.


7. Communication Diagram
            Collaboration diagram menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram, tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek. Setiap message memiliki sequence number, dimana message dari level tertinggi memiliki Nomor 1. Diagram membawa informasi yang sama dengan diagram Sequence, tetapi lebih memusatkan atau memfokuskan pada kegiatan obyek dari waktu pesan itu dikirimkan.
Contoh : Diagram Collaboration “Pemesanan kamar di Hotel”.



8. Composite Structure Diagram
            Diagram struktur komposit adalah diagram yang menunjukan struktur internal classifier, termasuk poin interaksinya ke bagian lain dari system. Hal ini menunjukkan konfigurasi dan hubungan bagian, yang bersama-sama melakukan perilaku classifier. Diagram struktur komposit merupakan jenis diagram struktur yang statis dalam UML, yang menggambarkan struktur internal kelas dan kolaborasi.
Struktur komposit dapat digunakan untuk menjelaskan:
- Struktur dari bagian-bagian yang saling berkaitan;
- Run-time struktur yang saling berhubungan.


9. Object Diagram
            Object diagram merupakan sebuah gambaran tentang objek-objek dalam sebuah system pada satu titik waktu. Karena lebih menonjolkan perintah-perintah dari pada class, object diagram lebih sering disebut sebagai sebuah diagram perintah.


10. Timing Diagram
            Timing Diagram adalah bentuk lain dari interaction diagram, dimana focus utamanya lebih ke waktu. Timing diagram sangat berdaya guna dalam menunjukkan factor pembatas waktu diantara perubahan state pada objek yang berbeda.



11. Component Diagram
            Diagram ini bila dikombinasikan dengan diagram penyebaran dapat digunakan untuk menggambarkan distribusi fisik dari modul perangkat lunak melalui jaringan. Misalnya, ketika merancang sistem client-server, hal ini berguna untuk menunjukkan mana kelas atau paket kelas akan berada pada node klien dan mana yang akan berada di server.
            Diagram komponen juga dapat berguna dalam merancang dan mengembangkan sistem berbasis komponen. Karena berfokus pada analisis sistem berorientasi objek dan desain.


12. Deployment Diagram
            Deployment diagram menggambarkan detail bagaimana komponen di deploy dalam infrastruktur system, dimana komponen akan terletak (pada mesin, server atau piranti keras), bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut, spesifikasi server, dan hal-hal lain yang bersifat fisikal. Hubungan antar node ( misalnya TCP/IP) dan requirement dapat juga didefinisikan dalam diagram ini.


13. Interaction Overview Diagram
            Interaction Overview Diagram adalah pecangkolan secara bersama antara activity diagram dengan sequence diagram. Interaction Overview Diagram dapat dianggap sebagai activity diagram dimana semua aktivitas diganti dengan sedikit sequence diagram, atau bisa juga dianggap sebagai sequence diagram yang dirincikan dengan notasi activity diagram yang digunakan untuk menunjukkan aliran pengawasan.

sumber : https://faris6593.blogspot.co.id/2013/05/uml-unified-modeling-language-dan-13.html

0 komentar:

Copyright © 2013 Desain Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi